Lihat bagaimana timmu
benar-benar bekerja.
Compass terhubung ke sinyal kerja nyata — mulai dari Google Calendar read-only — dan menjalankan inferensi deterministik atas snapshot agregat angka saja untuk menampilkan apa yang berubah dalam pola kerja timmu dan mengapa itu penting. Bukan penampil log. Lapisan inferensi.
Agregat secara default. Tanpa pemantauan keystroke atau konten. Dukungan keputusan untuk manajer dan HR — bukan penilaian otomatis.
Lapisan inferensi, bukan dashboard log mentah
Kebanyakan tool tenaga kerja menyodorkan log dan membiarkan interpretasinya ke kamu. Compass mengambil angka agregat dari tool yang terhubung, menjalankan inferensi deterministik lintas snapshot dari waktu ke waktu, dan memberi tahu apa yang berubah — serta kategori penyebab yang paling mungkin menjelaskannya.
Erosi waktu fokus — tampilan 6 minggu
Inilah yang sebenarnya ditampilkan Compass: tren bernama dengan besaran terukur. Grafik di bawah menunjukkan polanya — blok waktu fokus rata-rata yang menyusut saat beban rapat meningkat. Compass menampilkan ini sebagai temuan, bukan dump data mentah.
Data ilustratif — menunjukkan jenis sinyal yang ditampilkan Compass. Nilai nyata berasal dari koneksi kalender tim kamu setelah onboarding.
"Rata-rata waktu fokus tanpa gangguan turun dari 2j 10m ke 47m selama 6 minggu. Korelat utama adalah kenaikan 38% rapat terjadwal per hari. Ini memenuhi ambang erosi fokus. Disarankan meninjau jadwal rapat — keputusan ada di tanganmu."
Empat langkah dari kalender ke temuan
Compass terhubung ke Google Calendar via OAuth read-only. Ia membaca struktur rapat — durasi, frekuensi, jeda — tetapi tidak pernah membaca judul acara, deskripsi, atau peserta di luar hitungan agregat. Tanpa akses tulis. Tanpa akses konten.
Setiap polling periodik menghasilkan snapshot angka agregat: rata-rata panjang blok fokus, jumlah rapat per hari, rasio back-to-back, jam kolaborasi. Event individu langsung dibuang. Hanya agregat yang disimpan.
Compass membandingkan snapshot dari waktu ke waktu menggunakan aturan deterministik — bukan model probabilistik, bukan penilaian black-box. Ketika waktu fokus turun lebih dari ambang yang dikonfigurasi dan beban rapat naik, ia menyebutkan polanya. Matematika, bukan tebakan.
Temuan muncul di dashboard Compass dan Rapor sebagai ringkasan bahasa sederhana dengan angka pendukung. Tanpa alarm, tanpa tindakan otomatis — temuan yang bisa kamu tindaklanjuti atau abaikan. Keputusan tetap di tanganmu.
Compass memerlukan minimal 3 snapshot data nyata sebelum menampilkan temuan erosi fokus. Hingga ambang tersebut terpenuhi, tren yang ditampilkan ditandai jelas sebagai ilustratif (data sintetis). Kamu akan selalu tahu mana yang sedang kamu lihat.
Apa yang Pola Kerja bukan
Banyak tool "intelijen tenaga kerja" sebenarnya adalah produk pengawasan dengan branding lebih baik. Compass bukan itu. Berikut apa yang secara eksplisit tidak dilakukannya — dan mengapa itu penting untuk kepercayaan.
Tiga peran, satu sinyal bersama
Data pola kerja berguna di setiap lapisan organisasi — setiap peran melihat apa yang relevan untuk keputusan mereka, pada tingkat agregasi yang tepat.
Sinyal nyata. Inferensi nyata.
Intelijen Pola Kerja sudah aktif di Compass. Hubungkan Google Calendar read-only dan Compass mulai membangun snapshot dari hari pertama. Temuan muncul setelah ambang kepercayaan terpenuhi.